BANGKA – Keberhasilan pelaksanaan Pagelaran Budaya “Titang Tue Doa Sekampung” tidak terlepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak di desa Bintet kecamatan Belinyu Minggu (19/4/2026).
Salah satu kontribusi penting, yang sangat dirasakan adalah dukungan dari Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Babel.
GESID Bangka Belitung (Generasi Emas Indonesia) menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, dukungan, serta fasilitasi yang telah diberikan, khususnya dalam hal mobilisasi peserta dan penguatan pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dukungan tersebut, diwujudkan melalui bantuan koordinasi dan fasilitas transportasi yang memungkinkan mobilisasi anggota GESID Babel dari Kota Pangkalpinang menuju Desa Bintet berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Hal ini menjadi faktor penting, dalam memastikan kehadiran peserta serta kelancaran pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.
Ketua GESID Bangka Belitung, Suwardian Ramadhan, menyampaikan bahwa dukungan dari Polda Babel dan Ditlantas merupakan bentuk nyata kepedulian institusi terhadap kegiatan positif di tengah masyarakat.
“Dukungan ini sangat berarti bagi kami. Mobilisasi dari kota ke desa dapat berjalan lancar, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan maksimal. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Babel dan Ditlantas atas kontribusi luar biasa ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara organisasi kepemudaan dan institusi kepolisian menjadi contoh nyata kolaborasi yang positif dan konstruktif.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak bersatu, kegiatan budaya dan sosial kemasyarakatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya dukungan tersebut, pelaksanaan Pagelaran Budaya “Titang Tue Doa Sekampung” berlangsung dalam suasana yang kondusif, penuh kebersamaan, dan sarat nilai budaya.
Ia berharap, sinergi yang telah terbangun ini dapat terus berlanjut ke depan, tidak hanya dalam kegiatan ini, tetapi juga dalam berbagai agenda positif lainnya, khususnya dalam mendukung pengembangan budaya dan pemberdayaan masyarakat di Bangka Belitung.
(*).