Bangka Barat – Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan seorang pengendara motor di Jalan Raya Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat, pada Kamis (1/5/2025).
Korban, Kirana Aditya Dewantara, mengendarai Honda Beat dari arah Muntok menuju Pangkalpinang. Saat melintas di depan IAIN Abdurrahman Sidik, motor korban menabrak bagian belakang mobil Fuso dan terseret hingga 450 meter. Korban tewas di tempat.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menyebut pihaknya langsung bergerak cepat mengusut kasus tersebut.
“Kami pastikan pelaku tabrak lari diproses hukum. Ini kasus tragis, dan kami berkomitmen memberikan keadilan bagi korban,” ujarnya, Sabtu (3/5/2025).
Dua hari setelah kejadian, Unit Gakkum Sat Lantas Polres Bangka Barat, dibantu Polsek Mendo Barat dan anggota Sat Sabhara, berhasil mengidentifikasi dan mengamankan sopir truk Fuso yang diduga kabur usai kejadian.

Sementara itu, seorang saksi pengemudi Daihatsu Xenia, Pradita, mengaku melihat motor terseret tanpa sadar bahwa itu bagian dari kecelakaan. Ia juga melihat Fuso berhenti sejenak untuk melepaskan motor sebelum kembali melaju.
Kini sopir Fuso dan kendaraannya telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Polres mengimbau agar pengemudi bertanggung jawab dan tidak meninggalkan korban di lokasi kecelakaan. (red)