PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar reses di masa sidang III tahun sidang II tahun 2026 bertempat Gedung DPW PPP Minggu (13/9/2026).
Anggota DPRD Sadiri mengungkapkan, bahwa saat ini didalam situasi yang tidak memungkinkan sebab efisiensi anggaran terkendala biaya oleh negara.
“Jadi satu sisi itu kan terkendala biaya. Maka kami gunakan fasilitas yang ada di kantor partai PPP milik kami sehingga tidak mengeluarkan lagi biaya,” ujar dia.
Menurutnya, partai PPP dengan bernuansa islamiah apapun aspirasi yang akan disampaikan oleh masyarakat yakni tentang keislaman contohnya pendidikan yang ada di pesantren.
“Karena pendidikan di pesantren sama dengan pendidikan formal. Tapi kadang-kadang masyarakat yang memiliki anak beranggapan malu karena bergelaran anak mondok,” katanya.
“Seharusnya berbangga diri anak-anak yang mampu nanti akan bisa beradaptasi. Dan bagi saya mereka anak pilihan,” tambahnya.
Selain itu lanjutnya, bagaimana nanti agar pemerintah akan terus mendukung.
“Karena belakangan ini kurangnya perhatian terhadap hal pendidikan khususnya yang ada di pesantren. Ini kan mengacu pada Perda yang sudah dibuat sehingga kedepan perlunya sosialisasi tentang Perda,” pungkasnya.
(*).