PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Elvi Diana menyayangkan, bahwa persoalan data desil saat ini masih belum sinkron.
Seperti halnya pendataan, yang baru-baru ini dilakukan ke daerah-daerah yang tidak mudah dijangkau.
“Harusnya kan kepala desa sebagai stakeholder. Walaupun mereka tidak ikut secara langsung harapan kami kepada BPS pusat provinsi dan kota libatkanlah,” ungkap Elvi Diana Sabtu (31/10/2026).
Ia juga menerangkan, jajaran terendahnya ada di Kabupaten desa hingga kelurahan.
“Jadi tolong bekerjasama bergandengan tangan. Karena hasil dari BPS yang diajukan dari desa itu datanya akurat tidak adalagi penyerahan bantuan langsung tunai maupun bantuan apapun baik terhadap Desil 1 sampai 10 terjadi simpang-siur,” tuturnya.
Ia berharap, dengan kesepakatan bersama tersebut agar tidak melangkahi koridor yang ada.
(*).