Cek Fakta: Ahau Dikenal sebagai Distributor, Kabar Gudang Rokok Ilegal Hoaks?

PANGKALPINANG – Sejumlah warga di kawasan Ketapang–Pangkal Balam, Pangkalpinang, membantah informasi mengenai dugaan gudang rokok ilegal yang dikaitkan dengan pengusaha Ahau dalam pemberitaan salah satu media online.

Saat ditemui tim investigasi, Senin (19/10/2026), seorang warga menyebut tidak ada gudang rokok ilegal milik pengusaha Ahau di kawasan tersebut. Ia mengaku telah lama tinggal di lingkungan itu dan baru mengetahui adanya pemberitaan tersebut.

“Waduh, saya baru dengar beritanya. Saya sudah lama di sini. Setahu saya, tidak ada gudang rokok ilegal milik Ahau di sini,” ujarnya saat ditemui di sebuah toko kelontong.

Warga lainnya menyebut, Ahau dikenal sebagai distributor sejumlah produk kebutuhan sehari-hari, termasuk minuman dan makanan ringan. Ia mengaku beberapa kali melihat kendaraan mengangkut barang dagangan di kawasan tersebut.

“Bos Ahau itu distributor. Kadang saya melihat mobil membawa barang dagangan, bukan rokok ilegal. Seharusnya media mengecek kebenaran informasi terlebih dahulu sebelum menerbitkan berita,” tuturnya.

Terpisah, seorang pemerhati media sosial mengingatkan bahwa pemberitaan yang mengaitkan seseorang dengan dugaan pelanggaran hukum harus didasarkan pada informasi terverifikasi dan disertai konfirmasi kepada pihak terkait.

“Jangan sampai nama seseorang telanjur tercoreng akibat informasi yang belum terverifikasi. Jika ada bukti, sampaikan secara jelas. Dugaan jangan disajikan seolah-olah sudah menjadi fakta,” ujarnya.

Menurut dia, pemberitaan mengenai dugaan peredaran rokok ilegal perlu mengedepankan fakta serta memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang disebutkan.

Ia menambahkan, apabila ditemukan kekeliruan dalam pemberitaan, media yang bersangkutan perlu melakukan koreksi dan memberikan ruang hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

“Prinsip akurasi dan keberimbangan harus tetap dijaga. Agar pemberitaan tidak merugikan pihak tertentu sebelum kebenarannya dapat dipastikan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih berupaya mengonfirmasi Ahau dan pihak terkait untuk memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai informasi tersebut.

(Red).

Leave A Reply

Your email address will not be published.