PT TIMAH Bantu Wujudkan Tujuh Rumah Layak Huni bagi Masyarakat di Wilayah Operasional

PANGKALPINANG – Memiliki rumah yang aman dan nyaman menjadi kebahagiaan tersendiri bagi setiap keluarga. Melalui program bantuan renovasi rumah, PT TIMAH (Persero) Tbk membantu mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat di sejumlah wilayah operasional perusahaan.

Sepanjang semster 1 tahun 2026, PT TIMAH membantu renovasi tujuh rumah masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini menyasar warga dengan kondisi rumah yang mengalami kerusakan dan memiliki keterbatasan ekonomi untuk melakukan perbaikan secara mandiri.

Bantuan rumah layak huni merupakan salah satu bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan yang dilaksanakan PT TIMAH secara berkelanjutan. Pada tahuh 2025 lalu, PT TIMAH telah mewujudkan 11 unit rumah layak huni bgu masyarakat.

Salah satu penerima manfaat rumah layak huni dar PT TIMAH Irwan (56), warga Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. Dengan kondisi rumah yang rusak parah dirinya bahkan sempat tinggal di rumah anaknya.

“Hampir dua tahun rumah ini tidak bisa digunakan. Atapnya sudah runtuh, bukan sekadar bocor lagi. Sekarang kami bisa kembali tinggal di rumah sendiri. Rasanya jauh lebih nyaman dan tenang,” tuturnya.

Irwan mengatakan, usulan bantuan renovasi rumah telah diajukan sekitar dua tahun lalu. Sebagai nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu, ia mengaku kesulitan memperbaiki rumah secara mandiri.

“Saya tidak menyangka rumah ini akan direnovasi. Kami sudah mengajukan sekitar dua tahun yang lalu, akhirnya mendapat tanggapan dan direhab. Rasanya seperti mimpi melihat rumah ini sekarang sudah bagus,” katanya.

Bantuan renovasi rumah juga dirasakan masyarakat di Kabupaten Belitung. Di Kelurahan Parit, Kecamatan Tanjungpandan, perusahaan membantu renovasi rumah Abu Samah (67) dan Maryati.

Abu Samah tinggal bersama anaknya di rumah yang kondisinya cukup memprihatinkan. Bagian belakang rumah mengalami kerusakan parah sehingga tidak lagi nyaman untuk ditempati.

“Senang sekali, apalagi kondisi rumah, terutama di bagian belakang, sudah rusak parah. Terima kasih atas bantuannya, semoga ke depan PT TIMAH bisa terus membantu masyarakat seperti kami,” ujar Abu Samah.

Sementara itu, rumah Maryati mengalami kerusakan serius pada bagian atap. Ketika hujan turun, air kerap masuk ke dalam rumah hingga menggenangi ruangan.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan tidak menyangka akan dibantu renovasi rumah. Terima kasih PT TIMAH atas bantuannya, semoga ke depan semakin maju dan terus membantu masyarakat,” ujarnya.

(*).

Leave A Reply

Your email address will not be published.