Pawai HUT ke-81 RI, SMA Muhammadiyah Pangkalpinang Hidupkan Warisan Budaya Lewat Karnaval

PANGKALPINANG — Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMA Muhammadiyah Pangkalpinang mengikuti kegiatan pawai karnaval Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang berlangsung meriah pada, (27/8/2026).

Mengusung fokus utama pada penjaga warisan,pembangunan peradaban sehingga kegiatannya melibatkan seluruh siswa dari jenjang kelas 10 hingga kelas 12.

Setiap kelas menampilkan berbagai kreasinya berdasarkan tema-tema khusus yang telah disepakati bersama. Beberapa tema unggulan yang diusung dalam karnaval tahun ini.

Sebelumnya para peserta juga diberikan arahan, jaga kondisi kesehatan, juga saat dijalan bisa menjaga ketertiban pengguna jalan umum.

Serly Tasia Putri menuturkan, kalau anak-anak sangat antusias sekali, terlihat sejak tiga minggu sebelum acara digelar, tepatnya setelah pelaksanaan technical meeting (TM).

“Para guru pendamping mencatat tingginya komitmen siswa yang rela bertahan di sekolah hingga sore hari, demi mematangkan persiapan parade dan pameran kelas masing-masing,” tuturnya.

​Persiapan karnaval ini juga berjalan dengan baik serta berkat dukungan penuh dari pihak sekolah dan tim karnaval SMA Muhammadiyah Pangkalpinang, Selain membantu penyediaan kostum dan perlengkapan pendukung.

Di samping itu, kami juga terus memotivasi siswa untuk memanfaatkan dalam perlengkapan dan kostum yang akan dibuatkan sesuai dengan tema “Penjaga Warisan, Pembangunan Peradaban”.

​“Melalui kegiatan karnaval tematik ini, kami sangat berharap para siswa tidak hanya dapat menyalurkan kreativitas, tetapi juga mampu mengenal, memahami, dan menghargai nilai-nilai sejarah serta kekayaan budaya bangsa Indonesia secara lebih mendalam,” tutur Serly Tasia Putri”.

Sementara itu suasana meriah dan penuh semangat kebangsaan mewarnai kegiatan Peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di SMA Muhammadiyah Pangkalpinang, yang melibatkan partisipasi aktif para siswa, disambut positif pagelaran tersebut yang dinilai tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana melestarikan budaya lokal.

​Riko, salah seorang warga setempat yang turut menyaksikan kegiatan langsung, mengungkapkan rasa senang dan apresiasinya terhadap jalannya acara.

Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam menyimak setiap penampilan yang disuguhkan. “Saya senang pawai ini untuk pelestarian penjaga warisan, pembangunan peradaban. Adanya acara ini membuat warga sangat antusias,” ungkap Hartono saat diwawancarai di lokasi kegiatan.

Salah satu daya tarik utama dalam acara ini adalah partisipasi para siswa yang mengenakan beragam pakaian adat dan busana nasional serta ada nuansa sejarah. Juga ada keterlibatan anak-anak dalam mengenakan pakaian tradisional memiliki makna mendalam untuk menanamkan rasa hormat terhadap sejarah perjuangan bangsa.

​“Hal ini menimbulkan kesadaran bahwa perjuangan itu tidak mudah. Sekarang diperingati dengan kegiatan-kegiatan yang baik dan positif,” tambahnya.

​Ia juga memberikan pujian khusus kepada para peserta, termasuk ragam karya dan penampilan dari siswa-siswi SMA Muhammadiyah Pangkalpinang yang turut memeriahkan suasana. “Sangat jos dan berkesan,” ujar Riko. (Zidane)

Leave A Reply

Your email address will not be published.