PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus) bersama pihak eksekutif Selasa (26/5/2026).
Dalam rapat bersama pihak eksekutif ini, membahas sejumlah persoalan isu strategis yang tengah menjadi perhatian masyarakat Babel.
Ketua DPRD provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya menerangkan, bahwa fokus utama pembahasan yakni anjloknya harga tandan buah segar (TBS) yang berdampak terhadap ekonomi masyarakat dan daya beli.
“Kami akan komitmen. Untuk terus mengawal kebijakan kepada para petani sawit,” tegasnya.
Setelah itu, bagaimana agar cara mengoptimalisasi pendapatan daerah dari sektor billboard dan reklame sebagai upaya meningkatkan PAD.
Tidak hanya persoalan PAD, pihak DPRD dan eksekutif juga akan membahas Raperda tentang pengelolaan pertambangan mineral.
“Pembahasan ini jadi langkah penting dalam menciptakan tata kelola pertambangan. Yang lebih tertib berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat,” katanya.
(*).