Pemkot Pangkalpinang Lakukan Pembenahan Pasar Pagi, Wali Kota Saparudin Bentuk Kerja Kolaboratif Antar Instansi

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai melakukan pembenahan Pasar Pagi, dengan menggelar aksi gotong royong massal sebagai langkah awal menciptakan lingkungan pasar yang bersih tertib dan nyaman bagi masyarakat Jum’at (30/01/2026).

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan, bahwa kegiatan Gotong Royong merupakan bentuk kerja kolaboratif antar instansi.

Diakuinya, masing-masing OPD saling melengkapi sesuai dengan tugas dan peralatan yang dimiliki.

“Dinas Lingkungan Hidup tidak memiliki armada semprot air sementara Damkar punya. Satpol PP membantu pengamanan dan kelancaran, fokus utama hari ini adalah membersihkan saluran air agar tidak tersumbat. Baru area yang ada didalam pasar,” kata dia.

Dengan adanya kegiatan ini, tidak dimaksudkan untuk mengganggu aktivitas jual beli.

Ia juga memastikan, aktivitas ekonomi tetap berjalan di lingkungan pasar yang bersih dan sehat dan mengimbau para pedagang agar ikut menjaga kebersihan dengan membersihkan lapak masing-masing setelah berjualan.

Setelah itu, kegiatan Gotong royong ini direncanakan menjadi agenda rutin di seluruh pasar tradisional di Pangkalpinang. Dalam satu bulan, setiap pasar ditargetkan mendapat giliran pembersihan secara menyeluruh oleh tim khusus yang telah dibentuk.

“Kami sudah punya tim cangkul tim pemotong rumput dan Damkar. Kami juga minta PDAM memasang sistem penyemprotan permanen di pasar agar tidak lagi bergantung pada mobil Damkar,” ungkapnya.

Selain itu kata dia, pihaknya juga menunggu realisasi program revitalisasi Pasar Pagi dari Kementerian Perdagangan. Proposal pengajuan telah disampaikan sejak November tahun lalu dan saat ini masih dalam proses.

Namun jika tidak ada kendala, revitalisasi pasar yang terakhir direnovasi pada 2011 tersebut ditargetkan dapat dimulai pada pertengahan tahun ini. Selain dana pusat, Pemkot juga menyiapkan dukungan anggaran dari APBD.

“Revitalisasi mencakup seluruh kios dan fasilitas pendukung. Lantai dua akan kita alihkan untuk pelayanan publik seperti ATM kantor kas bank, aula pertemuan food court. Dan mushola yang lebih representatif,” pungkasnya.

(*).

Leave A Reply

Your email address will not be published.