PANGKALPINANG — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Me Hoa fraksi PDIP menanggapi, pembahasan RDP dengan PT Timah yaitu bagaimana memiliki peningkatan produksi dan potensi.
Bahkan dikatakan, Me Hoa terdapat potensi yang ada di daerah seperti Kabupaten Bangka Tengah, yakni di Batu Beriga dan Eks Kobatin.
“Jadi ini yang menonjol saja. Karena selama ini masyarakat, menyampaikan aspirasinya selalu ke DPRD. Baik yang pro maupun kontra,” ujar Me Hoa diruang Ketua DPRD Sabtu (13/9/25).
Menurutnya, yang kontra seperti nelayan dilema diakuinya, sebagai wakil rakyat jika dicermati sebab belum bisa mengambil kewenangan.
“Saya jujur saja ni khawatir. Karena produksi dan tindakan, sepertinya tidak bisa dielakkan. Apa lagi sampai kepemerintah pusat,” katanya situasi sekarang tidak memungkinkan.
Selain itu, Ia juga menilai bahwa saat pada rapat ini, harus update apa baik buruknya solusinya seperti apa.
“Baik buruk pahitnya. Kita bicara momennya secara transparansi, agar nanti transparansi. Publiknya luar biasa,” ungkapnya dengan penuh apresiasi.
Kemudian lanjutnya, terkait izin eksplorasi menuju produksi di Eks Kobatin, bagaimana kepengurusannya dan mencari solusi jika ada masalah.
“Karena masih ada potensi cadangan timah nya besar. Dengan cara regulasi yang dirubah memakan waktu, ini nggak selaras meningkatkan produksi. Sedangkan nggak ada cerita transparansi updatenya,” ucap dia.
Lalu seperti apa peran pemerintah daerah, yang bermitra pada koperasi, badan usaha yang sesuai regulasi.
“Maka ntuk pemerintah daerah Bupati dan DPRD tingkat Kabupaten pasti bertanya-tanya tentang itu. Walaupun kondisi di kabupaten tidak memiliki dana, tidak ikut-ikutan dalam aktivitas itu. Jadi potensi mau dapat uang darimana untuk meningkatkan PAD nya,” pungkasnya.
(Jib).