BANGKA – Anggota DPRD Kabupaten Bangka Massuri Dapil Riau Silip-Belinyu melaksanakan reses di kelurahan Mantung Jum’at (22/8/25).
Kegiatan reses pada hari ini Massuri menyampaikan, jika rata-rata usulan yang di aspirasikan oleh masyarakat termasuk permasalahan yang fokuskan kepada kesehatan pendidikan dan salah satunya yang merupakan sorotan yakni perumahan di wilayah PT.Timah.
“Jadi PT.Timah ini ada perumahan yang mengusulkan pembuatan jalan. Asetnya masih PT.Timah, tetapi belum menyerahkan ke pemerintah Kabupaten Bangka. Nggak bisa dikerjakan oleh pemerintah,” ujar Massuri.
Ia menjelaskan, bahwa dari PT.Timah maupun masyarakat harusnya mengadakan RDP kan sebab masalah ini nanti, akan dibawa ke kantor DPRD dan di hadirkan masyarakat perumahan tersebut.
Namun kata dia, sedangkan banyak nya rumah masyarakat, yang sudah diperjualbelikan.
“Jadi mereka membutuhkan jalan itu untuk diperbaiki. Selama ini pemerintah tidak berani untuk mengerjakan karena asetnya masuk PT.Timah,” terangnya.
Kemudian lanjutnya, PT Timah mereka mau mengadakan RDP dengan pihak DPRD bersama-sama duduk satu meja, menyelesaikan yang di kelurahan Mantung dan juga di salah satu kecamatan yang direalisasikan.
“Karena di daerah kecamatan seperti Sumedang Riau Silip. Jalannya bisa di aspal kenapa di kelurahan Mantung, nggak bisa. Padahal mereka masuk aset PT.Timah,” timpalnya.
Ia menyayangkan, kenapa yang di kelurahan Mantung nggak bisa, padahal kan sama-sama masuk aset PT.Timah.
“Ini tidak bisa dibiarkan karena sudah terlalu lama selama PT Timah berdiri. Perumahan itu udah ada cuma rumahnya kan sudah dibeli masyarakat,” katanya.
Sementara usulan lainnya yang diungkapkan warga, menuai kritik seperti UMKM itu belum ada struktur.
“Nanti kita akan memuat struktur dan laporannya ke dinas Disperindag Kabupaten Bangka. Disitu harus ada struktur organisasinya,” Kata Massuri.
Ia berharap, mudah-mudahan masyarakat yang mempunyai UMKM, dapat memiliki struktur.
“Organisasi yang jelas dan diakui selama ini kan. Mereka belum mendapat kejelasan,” pungkasnya.
(Najib).