BANGKA — Sejumlah anak-anak muda atau yang lebih dikenal Gen Z, ikut meramaikan acara diskusi publik di warkop pemuda.
Dalam diskusi publik, bersama Rustam Jasli Calon wakil Bupati Bangka dengan pemuda, banyak hal yang diperbincangkan seperti cara menghidupkan kembali Kota Kabupaten Bangka.
Salah satu perwakilan Gen Z mengatakan, jika Kota Sungailiat ini sangat jarang sekali mengadakan acara sempat tertinggal dengan Kota lain seperti Kota Pangkalpinang.
“Karena setiap event-event selalu adanya di kota Pangkalpinang. Tapi kenapa dikota Sungailiat tidak ada event terutama untuk para gen z,” katanya di warkop pemuda Jum’at (15/7/25).
Dengan demikian adanya event itu, dapat meningkatkan daya tarik tersendiri terutama kaum anak-anak muda.
Menanggapi hal tersebut, bakal calon wakil bupati Rustam Jasli menyampaikan, bahwa terkait event nanti bisa dilakukan jika dirinya diamanahkan sebagai Wakil Bupati.
“Jadi kalau saya terpilih nanti. Khususnya dikota Sungailiat juga bisa mengadakan acara event itu,” ujar Rustam Jasli
Sementara gen z lainnya menyampaikan, bagaimana menyetarakan tenaga honorer yang ada di kabupaten Bangka.
Hal itu disanggah, oleh calon Bupati Aksan Visyawan jika dalam jumlah 1600 Honorer di kabupaten Bangka nanti akan di assessment.
“Maka nanti kita akan kaji lagi dan memproses tenaga honorer yang non database agar tetap bekerja,” ucap Aksan Visyawan.
Menurutnya, walau kondisi sedang tidak baik-baik saja hal itu, tidak akan mengurangi honorer.
“Kita kan tetap berkolaborasi ke pemerintah. Supaya segera ditindaklanjuti,” tutupnya.
(Najib).