BANGKA – PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata penanaman pohon di kawasan sempadan Sungai Romodong, Kelurahan Romodong, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Kamis (18/6/2026).
Sebanyak 500 bibit pohon yang terdiri dari beringin, aren, nyatoh, dan belangiran ditanam dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilaksanakan Divisi Bangka Utara Area.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, BPDAS Baturusa Cerucuk, Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Romodong Bersatu, Polsek Belinyu, Koramil 413-01 Belinyu hingga masyarakat setempat.
Penanaman pohon ini difokuskan pada kawasan sempadan sungai yang memiliki fungsi penting sebagai daerah penyangga antara daratan dan perairan sekaligus kawasan lindung yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi DAS BPDAS Baturusa Cerucuk, Ucok Toni Edward, mengatakan rehabilitasi kawasan sempadan Sungai Romodong sangat penting mengingat kondisi lahan yang telah mengalami tekanan akibat aktivitas yang menyebabkan degradasi lingkungan.
Menurutnya, lokasi tersebut masuk dalam Rencana Umum Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) karena memiliki tingkat kerentanan terhadap erosi, sedimentasi, dan kerusakan ekosistem.
“Langkah yang dilakukan PT TIMAH ini merupakan langkah awal yang tepat untuk melakukan konservasi sempadan sungai. Kawasan ini memiliki fungsi penting dalam pengendalian banjir, mencegah erosi, menjaga ketersediaan air serta melindungi keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya,” ujar Ucok.
Ia menilai keberhasilan program rehabilitasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga keberlanjutan pemeliharaannya. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, kelompok tani dan masyarakat agar tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh optimal.
“Konservasi tidak hanya soal perlindungan dan pengawetan, tetapi juga pemanfaatan yang berkelanjutan. Tanaman seperti aren memiliki potensi ekonomi yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Fifin Maliana, mengapresiasi langkah PT TIMAH dalam mendukung rehabilitasi lingkungan melalui kegiatan penghijauan di kawasan hutan lindung dan sempadan sungai.
Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam pemulihan lahan kritis yang masih cukup luas di Kecamatan Belinyu.
“Berdasarkan data terbaru, luas lahan kritis di Kecamatan Belinyu mencapai sekitar 11.000 hektare atau sekitar 21,5 persen dari total wilayah kecamatan. Tentunya pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan, namun kegiatan seperti ini menjadi langkah penting untuk mengurangi lahan kritis secara bertahap,” katanya.
Ia menjelaskan, penanaman di sempadan sungai juga diharapkan mampu memulihkan habitat alami berbagai biota yang hidup di kawasan perairan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan secara keseluruhan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi juga diikuti dengan program pemeliharaan yang berkelanjutan. Pelibatan kelompok tani sangat penting untuk memastikan tingkat keberhasilan tanaman yang telah ditanam,” ujarnya.
Ketua Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Romodong Bersatu, Abu Bakri, menyatakan masyarakat menyambut baik kegiatan penghijauan yang dilakukan PT TIMAH dan pihaknya siap berkolaborasi untuk melakukan perawatan.
Menurutnya, keberadaan pohon sangat penting untuk menjaga kawasan yang selama ini menghadapi tekanan akibat aktivitas pertambangan dan perubahan lingkungan.
Abu Bakri juga berharap program penghijauan dapat terus berlanjut dan diiringi dengan pemeliharaan yang konsisten agar tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Kalau lahan kosong dibiarkan terus, lama-kelamaan akan rusak. Karena itu penanaman pohon menjadi langkah yang sangat baik untuk masa depan lingkungan dan tentu ini perlu dirawat agar bisa tumbuh subur dan manfaatnya bisa dirasakan bersama,” katanya.
Senada, Lurah Romodong, Meirfransyah, mengapresiasi komitmen PT TIMAH dalam mendukung rehabilitasi lahan yang mengalami kerusakan di wilayahnya.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini karena memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Semoga program rehabilitasi seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lokasi-lokasi lain yang membutuhkan pemulihan,” katanya.
(*).