DPD PDIP Babel Lantik Ketua BMI Masa Bakti 2026-2031

PANGKALPINANG – Pelantikan sayap dan badan PDI perjuangan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bangka Belitung Didit Srigusjaya, didampingi oleh Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, Wakil sekretaris jendral DPP BMI, Rifki Arsila, Ketua bidang pangan DPP BMI Galih, dan Sekretaris DPD PDIP Bangka Belitung Imam Wahyudi di kantor DPD PDI Perjuangan provinsi kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (13/6/2026).

Adanya pelantikan masa bakti ( 2026-2031 ) organisasi sayap PDI Perjuangan yakni Banteng Muda Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026-2031 memilih Bayu Hardianto sebagai ketua, Rais Abdillah sebagai sekretaris, Annisa Nurul Izza sebagai bendahara.

Ketua Terpilih DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Kepulauan Babel, Bayu Hardianto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin Banteng Muda Indonesia Bangka Belitung

“Akan segera membuat program untuk menjangkau anak muda sesuai arahan bapak Rudianto Tjen dan bapak ketua Didit Srigusjaya untuk membuka ruang selebar-lebarnya untuk aktivitas dan kreativitas anak muda,” ujar Bayu

Dirinya juga berkomitmen akan terus terus berupaya menjadi organisasi sayap partai ini sebagai wadah generasi muda untuk selalu menggali kreasi dan inovasi ke depannya.

Dan kami berharap, bahwa kami selalu disupport dan dibimbing untuk membawa generasi muda di Babel menjadi inspiratif anak muda di Indonesia

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Babel Didit Srigusjaya mengatakan partainya akan terus membuka ruang dialog dengan mahasiswa guna menyerap aspirasi masyarakat.

“Kami ingin mendengar langsung pandangan dan masukan mahasiswa. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan kami untuk kepentingan rakyat,” kata Didit.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga iklim demokrasi yang kondusif di Bangka Belitung serta memperkuat semangat persatuan di tengah perbedaan.

Di depan para pengurus baru, Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan Rudianto Tjen meminta seluruh badan dan sayap partai tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat serta membumikan ajaran Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari.

“Kader harus menjadi pelayan rakyat. Setelah dilantik, tugas berikutnya adalah bekerja, turun ke masyarakat, mendengar persoalan rakyat dan ikut mencari solusinya,” ujarnya.

Dia juga berharap terjalin kolaborasi antara mahasiswa dan badan-badan sayap partai dalam membangun kesadaran kebangsaan, memperkuat persatuan serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan progresif untuk kemajuan Bangka Belitung dan Indonesia.

Sebagaimana diketahui momentum pelantikan badan dan sayap ini terasa semakin spesial karena berbarengan dengan agenda seminar nasional dalam memperingati Bulan Bung Karno 2026 ini, mengusung tema “Menyalakan Kembali Api Perjuangan Bung Karno: Kedaulatan Bangsa, Keberanian Berpikir, dan Peran Mahasiswa di Era Global”.

Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah, di antaranya anggota DPR RI Adian Napitupulu serta sejarawan dan budayawan Bangka Belitung, Dato Akhmad Elvian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, Wakil Walikota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Bupati Bangka Barat Markus, wakil bupati Bangka Tengah Efrianda, jajaran pengurus partai, serta kader PDI Perjuangan dari berbagai daerah di Bangka Belitung.

(*).

Leave A Reply

Your email address will not be published.