PANGKALPINANG – Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui kepala BPBD Babel menjelaskan, baru-baru ini terkait banjir rob yang melanda di sejumlah wilayah.
Hal ini disampaikan, Budi Utama pada dasarnya banjir rob yang terjadi merupakan permukaan air laut yang melampaui batas yang melewati bibir pantai.
“Karena fenomena air laut itu yang melewati batas. Terjadinya hampir di setiap akhir tahun,” kata dia Senin (8/11/25).
Beberapa faktor yang menyebabkan adanya banjir rob tersebut, antara lain pasangnya air laut yang tinggi disertai hujan.
“Akibatnya air hujan itu tidak bisa mengalir secara langsung. Apalagi kan dilaut yang tidak bisa menampung dalam kondisi air yang tinggi,” sebutnya.
Selain itu, katanya jika beberapa wilayah di Bangka Belitung saat ini terkena dampak banjir.
“Jadi seperti di Kota Pangkalpinang. Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Kabupaten Bangka Barat. Kabupaten Belitung Timur dan Kabupaten Belitung,” ungkapnya.
Untuk itu, bagaimana pihaknya terus berupaya melakukan penanganan setelah terkena dampak tersebut.
“Seperti menyiapkan tempat untuk masyarakat yang membutuhkan. Dapur umum lapangan fasilitas perlindungan dan lainnya yang dibutuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Budi Utama, bahwa Pemerintah Daerah akan terus berkomitmen dalam membantu masyarakat dalam keadaan ada atau tidaknya bencana.
Najib.